Selamat siang sobat,hari ini saya akan memposting tugas PENGANTAR INTELEGENCY BUATAN yang diberikan oleh Dosen saya mengenai Backward
Chaining.
Menggunakan
pendekatan goal-driven, dimulai dari harapan apa yang akan terjadi (hipotesis)
dan kemudian mencari bukti yang mendukung (atau berlawanan) dengan harapan
kita. Sering hal ini memerlukan perumusan dan pengujian hipotesis sementara.
Jika suatu aplikasi menghasilkan tree yang sempit dan cukup dalam.
Bagaimana logikanya biaya
mengelola pelanggan lama akan lebih mudah dibandingkan mencari pelanggan
baru?
Jawab: perusahaan, tentu saja lebih mudah dan
lebih baik mempertahankan pelanggan lama dibandingkan dengan mencari pelanggan
yang baru, karena akan menambah biaya baru lagi untuk melakukan kegiatan
pemasaran.
Selain biaya yang harus dikeluarkan setiap kali untuk merekrut pelanggan baru,
Mereka lebih memaafkan, Pelanggan yang memiliki loyalitas sejati mungkin lebih
memaafkan dan memberi kesempatan kedua bagi perusahaan untuk memperbaiki
kesalahan mereka,
Mereka membuat perusahaan lebih efisien, Karena jika sebuah perusahaan memiliki
kesempatan untuk mengenal pelanggan dan kebutuhan mereka dengan sangat baik,
dan memiliki pelanggan berbasis loyal yang kokoh maka perusahaan lebih efisien
untuk menarik pelanggan baru dan melakukan aktivitas pemasaran untuk menarik
masyarakat luas.
Mereka berpotensi menghasilkan keuntungan yang lebih besar, Jika pelanggan baru
harus ditarik dengan tawaran harga atau diskon, pelanggan loyal memiliki
potensi yang jauh lebih besar untuk menghasilkan keuntungan karena mereka lebih
mungkin untuk membayar dengan harga penuh.
Apa yang dimaksud touch point
CRM dan analytical CRM?
Jawab :
ØTitik Sentuh – Touch Point
Setiap
perusahaan akan berinteraksi dengan seorang konsumen. Hal tersebut disebut
dengan titik sentuh atau touch point. Dapatkah kita menyebutkan beberapa nama
dari Titik Sentuh Konsumen atau Guest Touch Points? Bagaimana dengan Titik
sentuh Pemilik atau Owner Touch Points?
Titik Sentuh / Touch Points
Apakah sudah direncanakan? Dikelola? Didokumentasikan?
Apakah setiap orang yang pertama kali berhubungan dengan konsumen telah
dilatih? Lengakpilah staf organisasi dengan visi.
Berapa cara yang telah ditempuh untuk meningkatkan keefektifan dari sentuhan
-touch?
Berapa cara yang telah dilakukan untuk meningkatkan jumlah sentuhan - touches?
ØAnalytical CRM
Merupakan
proses analisis dari data-data yang dihasilkan pada Operational CRM.
Tantangan bagi perusahaan sekarang ini adalah untuk mengerti apa yang menjadi
permintaan pelanggan dan memberikan respon, secara lebih baik, mengantisipasi
kebutuhan mereka. Namun, banyak perusahaan hanya berfokus untuk
mengimplementasikan penggunaan CRM hanya sebatas untuk ‘mendengar’ kebutuhan dan
keluhan dari pelanggan, yang pada praktisnya hanya berkonsentrasi pada komponen
operational dan collaborative CRM, sehingga analisis akan pemahaman dan
pengenalan terhadap pelanggan yang sebenarnya belum terjadi. Diperlukan
komponen Analytical CRM untuk mengoptimalkan hubungan perusahaan dengan
pelanggannya.
3. Apa untuk
implementasi CRM diharuskan memiliki touch point dan analytical CRM secara
bersama-sama?
Jawab :
Iya diharuskan, karena sebelum perusahaan berinteraksi dengan konsumen harus
mengerti apa yang menjadi permintaan pelanggan dan memberikan respon, secara
lebih baik, mengantisipasi kebutuhan merekasecara bersama-sama?
Jawab :
Iya diharuskan, karena sebelum perusahaan berinteraksi dengan konsumen harus
mengerti apa yang menjadi permintaan pelanggan dan memberikan respon, secara
lebih baik, mengantisipasi kebutuhan mereka
1. Direct to customer,
yaitu melakukan penjualan melalui hubungan yang terjalin secara langsung
antara perusahaan dengan
pelanggannya;
Contoh :
Transaksi jual beli di SPBU yang terjadi antara perusahaan minyak
Pertamina dengan pelanggannya maupun perusahaan minyak Shell dengan
pelanggannya.
Ataupun contoh jasa ojek online yang menghubungkan antara penyedia jasa ojek,
langsung kepada pelanggan tanpa perantara.
http://ojekbintaro.blogspot.com/
2. Full-service Provider,
yaitu menyediakan berbagai fasilitas dan jasa (sumber daya) yang
dibutuhkan oleh perusahaan lain dalam menjalankan operasi bisnisnya;
Contoh :
berikut ini merupakan situs penyedia jasa segala kebutuhan yang perusahaan
perlukan.
http://jawapowerintinusa.indonetwork.co.id/profile/pt-jawapower-intinusa.htm ,
http://www.kasyasindo.co.id/ ,
http://www.connecti.biz/website/about.php?user=alindamay ,
http://www.tataidea.co.id/awal.php?cmp=comp dan http://www.magnatrans.com/index-1.html
3. Whole of Enterprise,
yaitu menawarkan fasilitas satu pintu (single point of contact) kepada
pelanggan yang membutuhkan pelayanan tertentu yang melibatkan banyak pihak
(perusahaan);
Contoh :
Jasa pembuatan website di www.jogjashop.com yang dapat digunakan
perusahaan dalam menjalankan bisnisnya
4. Intermediaries,
yaitu menjadi perantara (broker) dari berbagai jenis keperluan (berdasarkan
data, informasi, segemen industri, komunitas, dsb);
Contoh :
berikut ini adalah perantara yang melayani kebutuhan perusahaan berupa
data informasi, segmen industri, komunitas, dsb.
http://www.optimaconsultant.com/ selain itu, terdapat juga
http://www.portalhr.com/iklan/ sebagai penyedia jasa kebutuhan perusahaan yang
bergerak di bidang yang sama.
5. Shared Infrastructure,
yaitu menawarkan penyewaan terhadap berbagai infrastruktur teknologi informasi,
meliputi database, aplikasi, perangkat keras, dan jaringan;
Contoh :
Website penyedia jasa sewa web hosting dan pembuatan website dengan biaya
murah. http://www.sewahost.com/ selain itu terdapat juga http://netcomm.web.id/
yang menawarkan penyewaan projector untuk keperluan meeting, conference,
training, seminar, presentation.
Beberapa istilah yang berhubungan dengan CRM
1. CRM yang berbasis web adalah perangkat lunak yang memungkinkan Anda untuk sepenuhnya
mengintegrasikan toko Web Anda dengan back office Anda sehingga Bisnis
Anda bekerja lebih efektif dan efisien.
2.SRM (Supplier Relationship
Management)
adalah pendekatan komprehensif untuk mengelola interaksi suatu perusahaan dengan
organisasi yang menyediakan barang dan jasa yang digunakannya. Ditinjau dari
sisi bisnis, tujuan dari SRM adalah untuk merampingkan dan lebih mengefektifkan
proses antara perusahaan dan pemasoknya misalnya dalam hal pemilihan supplier.
Sedangkan ditinjau dari sisi sistem, SRM menghubungkan vendor ke master
data SAP.
3 . Enterprise CRM (E-CRM)
merupakan manajemen pelanggan untuk e-business yang harus berhadapan dengan
kompleksitas dari manajemen yang menarik bagi pelanggan dan partner bisnis
dalam berbagai
macam media yang meliputi media online dan offline, personal contact dan media
komunikasi
elektronik lainnya.
4 . Mobile CRM (MCRM) dalah jenis
aplikasi manajemen hubungan pelanggan dirancang untuk dieksekusi, dioperasikan
dan diakses melalui platform mobile.
Ponsel CRM memungkinkan organisasi untuk menambah, mengedit dan mengelola interaksi
dan hubungan dengan pelanggan saat ini atau calon mereka melalui aplikasi
mobile pada perangkat mobile genggam, PDA dan PC tablet.
Techopedia menjelaskan Ponsel Customer Relationship Management (CRM Handphone)
Ponsel CRM biasanya dirancang untuk pengguna seperti penjualan atau personel
yang sering membutuhkan akses remote ke aplikasi CRM inti organisasi pemasaran.
Ponsel CRM dapat menjadi perpanjangan dari CRM di rumah dikerahkan, diakses menggunakan
aplikasi thin client melalui koneksi VPN yang aman, atau CRM awan diakses melalui
browser Web mobile.
5. Partner
Relationship Management PRM adalah strategi
bisnis untuk meningkatkan komunikasi antara perusahaan dan mitra saluran
mereka. Aplikasi perangkat lunak PRM berbasis Web memungkinkan perusahaan untuk
menyesuaikan dan merampingkan tugas-tugas administrasi dengan membuat jadwal
pengiriman dan lainnya informasi real-time tersedia untuk semua mitra melalui
Internet. Beberapa penyedia CRM telah memasukkan fitur PRM, seperti spreadsheet
Web-enabled bersama melalui extranet, dalam aplikasi perangkat lunak mereka.
PRM sering dibandingkan dengan manajemen hubungan pelanggan (CRM) dan ada
beberapa argumen mengenai apakah hubungan yang kompleks kemitraan saluran
membuat perlu bagi PRM menjadi entitas yang terpisah, atau hanya komponen dari
CRM
6. Collaborative CRM (cCRM)
adalah aspek-aspek yang ditangani korporasi yang terkait dengan pelanggan pada
berbagai departemen seperti pada bagian penjualan, dukungan teknis, dan
pemasaran. Staf dari berbagai departemen pada korporasi yang sama dapat saling
bertukar dan berbagi informasi yang dikumpulkan ketika berinteraksi dengan
pelanggan. CRM jenis ini bertujuan untuk menggunakan informasi yang dikumpulkan
secara bersama di semua departemen untuk peningkatkan kualitas pelayanan yang
diberikan.
7. More Hybrids to com xCRM
Enfo dan Sofigate bertindak dalam
kemitraan kerjasama dalam Layanan Hybrid konsep manajemen TI. Model kerjasama
memanfaatkan konsep Layanan Hybrid memperbesar model hubungan pelanggan umum
Enfo dengan membawa kemampuan manajemen TI Sofigate untuk dimasukkan sebagai
bagian dari paket layanan secara keseluruhan pelanggan.
Layanan Hybrid, yang disediakan
bersama oleh Enfo dan Sofigate, meningkatkan kemampuan untuk pembangunan
berbasis usaha jasa. Dalam layanan ini, Sofigate bertanggung jawab untuk
memetakan kebutuhan bisnis pelanggan dan memanfaatkan Pelayanan yang diberikan
didasarkan pada harapan pelanggan. Manajemen TI terintegrasi dengan layanan
yang diberikan oleh Enfo, yang meningkatkan kelincahan dan kecepatan untuk
beradaptasi dengan perubahan dalam lingkungan bisnis dari keputusan untuk
implementasi.